Berhenti lah menatap saya

Saya sedang berusaha memperbaiki diri sendiri, pernahkah anda merasakan. Ketika seorang menatap ke wajah kamu. Dengan penuh harapan.. minta tolong sesuatu, atau meminta hal lain. Dan sulit rasanya untuk saya mengecewakan nya.

Iklan

Rantai yang mengikat kapal pada jangkar

apakah dosa.?
sesuatu yang membuat dada ini sesak, dan kamu malu jika seorang melihatnya..

ini hampir setahun, setelah saya pulang dari bali dan ikut aktif di kajian The_rabbaniaans pada malam rabu di masjid agung al-azhar

banyak pertanyaan saya, setelah sekian tahun akhirnya terjawab setelah rutin dateng ke kajian.
walaupun saya gak nanya..

tapi ustadz yang memberi materi menyampaikan, sama persis dengan apa yang saya pernah alami atau apa yang menjadi pertanyaan besar dalam diri ini..

saya masih ingat, saat kajian ke dua yang saya iikuti. judulnya adalah muara hijrah ku.
dengan pemateri ust. Nudzul Dzikri dan Ust. Syafiq Basamalah *Semoga allah senantiasa menjaga guru guru kita dan membalas dengan kebaikan yang banyak..

tentunya seperti biasa, adalah karena dorongan kegundahan dan desakan di dalam dada, maka saya mulai menulis di blog ini lagi.

kali ini tentang sebuah hadits.

Dari Tsauban, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia berkata, “Sungguh aku mengetahui suatu kaum dari umatku datang pada hari kiamat dengan banyak kebaikan semisal Gunung Tihamah. Namun Allah menjadikan kebaikan tersebut menjadi debu yang bertebaran.” Tsauban berkata, “Wahai Rasulullah, coba sebutkan sifat-sifat mereka pada kami supaya kami tidak menjadi seperti mereka sedangkan kami tidak mengetahuinya.”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Adapun mereka adalah saudara kalian. Kulit mereka sama dengan kulit kalian. Mereka menghidupkan malam (dengan ibadah) seperti kalian. Akan tetapi mereka adalah kaum yang jika bersepian mereka merobek tirai untuk bisa bermaksiat pada Allah.” (HR. Ibnu Majah no. 4245. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan). Ibnu Majah membawakan hadits di atas dalam Bab “Mengingat Dosa”.

Sumber : https://rumaysho.com/11477-orang-yang-bermaksiat-kala-sepi.html

Link Vidio Hadits nya

 

bagaimana bisa, kita berdosa jika ancaman nya sangat dahsyat.!
setiap usaha kebaikan yang kita kerjakan, puasa dengan haus lapar dahaga dan segala kesusahannya, sholat yang kita dirikan, utamanya yang sepertiga malam. yang kita paksakan diri ini untuk bangun, bermunajat, memohon ampunan, dan meminta dimasukan ke syurga.
dan seluruh amal ibadah kita..

seluruhnyaa!

akan allah binasakan seperti debu, dan allah maha berkehendak atas segala sesuatu.

jadi, hadits ini seperti rantai bagi saya, seperti rantai yang mengikat kapal pada jangkar, agar tidak terombang ambing oleh ombak maksiat.

semoga allah senantiasa menjaga kita, menjaga ke islaman kita di kala pagi dan petang, siang ataupun malam.

Aamiin.

 

-Maulana
senja di labkom setelah UNBK 2018

Api kecil

Share lagi nih, hampir ajah api kecil membakar sebuah rumah. Kayak yg di berita terbaru, gara gara anak kecil main korek gas, 7 bangunan rumah hangus terbakar..

Banguan yg di bangun dengan susah payah. Dengan usaha, di isi dengan perabotan mewah.. harus ludes terbakar.

Jadi, ini bukan mau ngobrolin masalah bangunan yak.!

Ini lebih kepada sesuatu masalah, sepele kok seperti nya. Hanya saja kalo hal sepele

Allah telah mengabulkan doa kita.

Hallo blog.! Good morning.. pagi ini setelah begitu banyak hal silih terjadi, sesuatu harus kita syukuri, agar hidup lebih terasa manis.. lebih manis dari secangkir kopi creamy.

Tentu saja, kita percaya Allah mengabulkan setiap do’a dari hamba-nya..

Tanpa terkecuali, karena nya kita meyakini Allah itu ada.

Dan ketika kita belajar, lebih dalam tentang hal ini. Guru kita mengatakan ada tiga part. Ada tiga bagian ketika doa kita di ijabah.

1. Saat itu juga, sesaat setelah kita berdoa, Allah segerakan doa kita terwujud.

2. Allah pending beberapa waktu, hingga akhirnya allah kabul kan

3. Allah tidak berikan di dunia, karena lain dan sebagainya, entah karena Allah yg lebih tahu.. tapi Allah akan gantikan doanya dengan sesuatu yg lebih baik di akhirat..

Nah, dari tiga part tadi. Rasanya gue mao bahas yg bagian ke dua.

Yang kedua tadi, Allah tetep bakalan mewujudkan impian dan doa kita, hanya saja di pending beberapa waktu. Sampe kita layak dan pantas untuk mencapai atau mendapatkan doa itu..

Di tahun kemarin, banyak pencapaian hebat dalam hidup, setelah gue lulus wisuda, gue diklat ke bali, gue mulai tahun 2018 dengan terwujudnya impian dari 4 tahun yg lalu..

Dulu tuh, gue berdoa supaya bisa jadi guru tetap, sekarang Alhamdulillah terwujud. Bahkan lebih.! Allah berikan yg lebih baik dari sekedar doa yg gue minta.

Hingga pada akhirnya, gua pun terkadang khilaf.. kadang tuh kalo kita lagi gasadar, kita lagi futur, kita selalu merasa kurang, merasa miskin, merasa rendah..

padahal kalo balik lagi, melihat redaksi doa beberapa tahun yg lalu. Pencapaian hari ini, detik ini, saat ini. Nikmat yg Allah kasih lebih banyak dari doa yg gue minta..

Gue bersyukur, masih bisa dipercaya buat kerja di SMK TGI.

Dengan sedemikian hal hal lainnya, yg kadang kalo lagi banyak kerjaan bikin gue ngeluh.

Tapi, Alhamdulillah ya Allah..

Hamba berada pada lingkungan yang baik, lingkungan yg terjaga *kalo di banding dengan kerjaan temen yg laen sih. Hehe

Overall, apapun itu, sekali lagi postingan ini. Negajak gue sendiri atau yg baca buat lebih bersyukur.

Syukuri apa yang ada, sebelum dia hilang dari hidup mu..

Kerja in aja kerjaan sebaik baiknya.

Bersikap lah ihsan dalam semua hal.

Ihsan=beribadah seperti engkau melihat Allah, kalaupun tidak bisa. Berusahalah untuk selalu merasa, Allah melihat engkau.

Where are you come from.?

Kita semua tentu akan berakhir *Read:Mati.!

Tapi bukan mati yg mau gue bahas.. gue mao bahas tentang hal sebelum kita mati.

Yg pertama, start.!

Dari mana kita berasal,

Seandainya saja kita lebih mengingat, dari mana kita berasal,. Dalam kelas ekonomi apa kita mulai. Dan dulu tuh kita punya apa.?

Sampe pada saat ini, yg sudah kita miliki banyak hal,. Banyak yg kita miliki dan sedikit yg kita syukuri.

Itu dia problem nya,.

Karena kita tuh gak sadar, dari mana kita berasal.. yg kita lihat adalah kilauan keinginan yg belum tercapai..

Kita lupa dengan apa yg sudah berhasil kita raih..

Gue pernah baca buku, dan di buku itu. Dia nyuruh buat nulis 7 hal baik di sebuh buku, secara rutin sebelum tidur.. dan baca kembali hal tersebut setelah terbangun di hari yg baru..

Semoga kita sama sama bisa menjadi orang yang lebih bersyukur..

Lepaskanlah, Dan Rasakan Bahagia..

Hallo Blog.! Nulis lagi nih.. hehe
tadi sih sempet mikir sejenak, pantes gak sih gue nulis. Atau penting gak sih ampe gue harus nulis..

3 Bulan pertama di awal tahun 2018 adalah hari hari yang mengejutkan,.
gue harus jadi Proktor karena temen gue yg sebelumnya, ngambek dan gak mao kerjain pekerjaan itu..
dan karena kecapean akhirnya gue jadi sakit cacar selama 3 Minggu..

gue juga mulai ikut herbalLife gitu, dan berusaha nurunin berat badan ke arah berat yang Ideal..
gue jadi seneng lari, Olahraga, dan makan makanan yang ebih Healthy..

seperti itulah.
Apapun itu, tulisan kali ini gue gak mao bahas hal hal yang tadi gue bilang..
gue mau nulis tentang sebuah pemikiran yang membingungkan, seperti ada resah di dalam gelisah..

Judul tulisan ini terinspirasi dari kajian di chanel youtube salwaTV yang judul aslinya tuh..
Maafkanlah, maka kau akan bahagia..

tapi gue rubah dikit nih, jadi nya..
Lepaskanlah, Dan rasakan Bahagia..

Dear mantan,..
enta lah mantan ke brapa, yang jelas mantan dah yak :p

ini semua krna meet up, harusnya tuh dari awal gue udah sadar.
Menjaga hunungan “baik” dengan mantan adalah hal yang buruk..

tapi, setelah beberapa kejadian, dan emng keinginan buat say hello ituh yang bikin,
okedeh, sekali ketemu gak papa,,..
sekali, dua kali, tiga kali, dan entah pertemuan keberapa akhirnya.. jadilah kita keluar,.

niatnya sih nyari makan sambil menyusuri jalan kenangan,. hahaha
tapi apadaya perasaan yang lama masih membara.

Jadilah gue terpenjara dalam galau yang merana.
Gak enak deh..

udah, cukupp.. cukup.. anti galau galau Club Nih.!
gak ada gunannya juga,.

tapi dari pertemuan terlarang ini..
gue bersyukur bisa dapat satu pelajran lagi.

Iklaskan, Eh salah..
Lepaskanlah, Dan Rasakan Bahagia..

semakin di gengam,tentunya akan semakin menyakitkan..
yaudahlah. Udah jadi mantan sih. Udah punya jalan hidup masing masing..
sudah dengan bahagianya yang berbeda. Lepaskan saja. Ikhlas meninggalkannya karena Allah.
Dan percaya, allah akan kasih ganti nya yang lebih baik.

Karena seberusaha apapun,.
liet lagi predikat yang di sandangnya. Man-TAN
ya namanya mantan tuh gak baik.. kalo baik mah gak bakal jadi mantan.
Gitudeh kalimat sederhananya..

Lepaskanlah, Dan Rasakan Bahagia..
kamu masih berhak bahagia, makanya lepasin ajah..
dan sekali lagi perlu di ingat predikatnya. Tanpa perlu di kenang, kenangan manisnya ya..

sekali lagi gue tulis nih, *maksudnya tuh biar gue yakin
lepaskan saja, tinggalkan karena allah dan percaya janji nya, bahwa akan ada ganti yang lebih baik dari nya..

dan dari pada elo merasa berat untuk melupakan, maka solusinya. Lepaskan.!
dan bahagia akan segera menyertai.

Tangerang, 12 Maret 2018

Kehilangan..

Seandainya kita dari awal sudah menyadari, tidak ada satu helai benang yg kita bawa saat kita lahir.. dan seandainya kita juga menyadari filosofi hidup yg singkat.

Pantes gak sih, kalo kita bilang..

mobil gue hilang, hape gue hilang. Atau kartu ATM gue hilang..

Dan itu sih sebenarnya bukan punya kita, krna kaya yg gue bilang di awal tadi..

Kita gak pantes ngerasa kehilangan, karena dari awal gak punya apapun